WELCOME

Jadikan Hidup Anda Lebih Baik Dan Bermanfaat Bagi Orang Lain

Selasa, 26 Juni 2012

Teori Kebutuhan


KEBUTUHAN DASAR MANUSIA


Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologi maupun psikologis.

  1. Faktor – faktor yang mempengaruhi kebutuhan dasar manusia
    1. Penyakit.
      Jika dalam keadaan sakit maka beberapa fungsi organ tubuh memerlukan pemenuhan kebutuhan lebih besar dari biasanya.
    2. Hubungan keluarga.
      Hubungan keluarga yang baik dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar karena adanya saling percaya.
    3. Konsep diri.
      Konsep diri yang positif memberikan makna dan keutuhan bagi seseorang. Konsep diri yang sehat memberikan perasaan yang positif terhadap diri. Orang yang merasa positif tentang dirinya akan mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan dan mengembangkan cara hidup yang sehat sehingga lebih mudah memenuhi kebutuhan dasarnya
    4. Tahap perkembangan.
      Setiap tahap perkembangan manusia mempunyai kebutuhan yang berbeda, baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial, maupun spiritual.
  2. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow
    Abraham Maslow dilahirkan di Brooklyn, New York, pada tahun 1908 dan wafat pada tahun 1970 dalam usia 62 tahun. Abraham Maslow dikenal sebagai pelopor aliran psikologi humanistik. Maslow percaya bahwa manusia tergerak untuk memahami dan menerima dirinya sebisa mungkin. Teorinya yang sangat terkenal sampai dengan hari ini adalah teori tentang Hierarchy of Needs (Hirarki Kebutuhan).
    Description: Abraham Maslow

    Menurut Maslow, manusia termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hirarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat dasar/fisiologis) sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Hierarchy of needs (hirarki kebutuhan) dari Maslow menyatakan bahwa manusia memiliki 5 macam kebutuhan yaitu physiological needs (kebutuhan fisiologis), safety and security needs (kebutuhan akan rasa aman), love and belonging needs (kebutuhan akan rasa kasih sayang dan rasa memiliki), esteem needs (kebutuhan akan harga diri), dan self-actualization (kebutuhan akan aktualisasi diri).
    1. Kebutuhan fisiologis (Physiological)
      Jenis kebutuhan ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan dasar semua manusia seperti, makan, minum, menghirup udara, dan sebagainya. Termasuk juga kebutuhan untuk istirahat, buang air besar atau kecil, menghindari rasa sakit, dan seks. Jika kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi, maka tubuh akan menjadi rentan terhadap penyakit, terasa lemah, tidak fit, sehingga proses untuk memenuhi kebutuhan selanjutnya dapat terhambat. Hal ini juga berlaku pada setiap jenis kebutuhan lainnya, yaitu jika terdapat kebutuhan yang tidak terpenuhi, maka akan sulit untuk memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi.
    2. Kebutuhan rasa aman dan perlindungan (Safety and security needs)
      Ketika kebutuhan fisiologis seseorang telah terpenuhi secara layak, kebutuhan akan rasa aman mulai muncul. Keadaan aman, stabilitas, proteksi dan keteraturan akan menjadi kebutuhan yang meningkat. Jika tidak terpenuhi, maka akan timbul rasa cemas dan takut sehingga dapat menghambat pemenuhan kebutuhan lainnya
    3. Kebutuhan akan rasa kasih sayang dan rasa memiliki (love and Belonging needs)
      Ketika seseorang merasa bahwa kedua jenis kebutuhan di atas terpenuhi, maka akan mulai timbul kebutuhan akan rasa kasih sayang dan rasa memiliki. Hal ini dapat terlihat dalam usaha seseorang untuk mencari dan mendapatkan teman, kekasih, anak, atau bahkan keinginan untuk menjadi bagian dari suatu komunitas tertentu seperti tim sepakbola, klub peminatan dan seterusnya. Jika tidak terpenuhi, maka perasaan kesepian akan timbul.
    4. Kebutuhan akan harga diri (esteem needs)
      Kemudian, setelah ketiga kebutuhan di atas terpenuhi, akan timbul kebutuhan akan harga diri. Menurut Maslow, terdapat dua jenis, yaitu lower one dan higher one. Lower one berkaitan dengan kebutuhan seperti status, atensi, dan reputasi. Sedangkan higher one berkaitan dengan kebutuhan akan kepercayaan diri, kompetensi, prestasi, kemandirian, dan kebebasan. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka dapat timbul perasaan rendah diri dan inferior.
    5. Kebutuhan aktualisasi diri (Self Actualization)
      Kebutuhan terakhir menurut hirarki kebutuhan Maslow adalah kebutuhan akan aktualisasi diri. Jenis kebutuhan ini berkaitan erat dengan keinginan untuk mewujudkan dan mengembangkan potensi diri. Menurut Abraham Maslow, kepribadian bisa mencapai peringkat teratas ketika kebutuhan-kebutuhan primer ini banyak mengalami interaksi satu dengan yang lain, dan dengan aktualisasi diri seseorang akan bisa memanfaatkan faktor potensialnya secara sempurna.

Referensi :


  1. Bobak, K. Jensen, 2005, Perawatan Maternitas. Jakarta. EGC
  2. Elly, Nurrachmah, 2001, Nutrisi dalam keperawatan, CV Sagung Seto, Jakarta.
  3. Depkes RI. 2000. Keperawatan Dasar Ruangan Jakarta.
  4. Engenderhealt. 2000. Infection Prevention, New York.
  5. JHPIEGO, 2003. Panduan Pengajaran Asuhan Kebidanan, Buku 5 Asuhan Bayi Baru Lahir Jakarta. Pusdiknakes.
  6. JNPK_KR.2004. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Sumber Daya Terbatas. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.
  7. Johnson, Ruth, Taylor. 2005. Buku Ajar Praktek Kebidanan. Jakarta. EGC.
  8. Kozier, Barbara, 2000, Fundamental of Nursing : Concepts, Prosess and Practice : Sixth edition, Menlo Park, Calofornia.
  9. Potter, 2000, Perry Guide to Basic Skill and Prosedur Dasar, Edisi III, Alih bahasa Ester Monica, Penerbit buku kedokteran EGC.
  10. Samba, Suharyati, 2005. Buku Ajar Praktik Kebidanan. Jakarta. EGC

Senin, 28 Mei 2012

Materi Teori Perdagangan Internasional


TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
1. Absolute Advantage dari Adam Smith
Teori Absolute Advantage atau keunggulan mutlak lebih mendasarkan pada besaran/variabel riil bukan moneter sehingga sering dikenal dengan nama teori murni (pure theory) perdagangan internasional. Murni dalam arti bahwa teori ini memusatkan perhatiannya pada variabel riil seperti misalnya nilai suatu barang diukur dengan banyaknya sumber daya yang dipergunakan untuk menghasilkan barang. Makin banyak sumber daya yang digunakan akan makin tinggi nilai barang tersebut. Jadi, suatu negara disebut memiliki keunggulan mutlak dari negara lain jika negara tersebut mampu memproduksi lebih banyak dari negara lain dengan sumber daya yang sama. Perhatikan contoh di bawah ini:
Negara
Hasil produksi / Jenis Barang
Kursi rotan
Kalkulator
Indonesia
40
8
Jepang
20
20
Jumlah
60
28
Catatan:  Produksi dengan jumlah sumber daya yang sama yang digunakan dalam satu bulan.
Sumber: Hasil olahan sendiri
Berdasarkan contoh di atas dapat terlihat bahwa Indonesia lebih unggul memproduksi kursi rotan disbanding dengan Jepang. Hal ini terlihat dari jumlah produksi Indonesia sebesar 40 unit sedangkan Jepang hanya 20 unit. Oleh sebab itu, sumber daya yang ada di Indonesia digunakan seluruhnya untuk memproduksi kursi rotan sehingga jumlah produksi kursi rotan menjadi 80 unit.
Sedangkan negara Jepang lebih unggul dalam memproduksi kalkulator. Hal ini dapat terlihat dari jumlah produksi kalkulator Jepang sebesar 20 unit sedangkan Indonesia hanya 8 unit. Sama halnya dengan sebelummnya, maka Jepang lebih mengutamakan penggunaan seluruh sumber daya untuk menghasilkan kalkulator sehingga menjadi 40 unit seperti pada table berikut: 
Negara
Hasil produksi / Jenis Barang
Kursi rotan
Kalkulator
Indonesia
80
-
Jepang
-
40
Jumlah
80
40
Berdasarkan table di atas dapat dilihat jumlah total produksi meningkat menjadi 80 unit kursi rotan dan 40 unit kalkulator yang sebelumnya hanya 60 unit kursi rotan dan 28 unit kalkulator. Berdasarkan hasil tersebut dapat dirasakan adanya manfaat perdagangan internasional berdasarkan teori keunggulan mutlak adalah penambahan total produksi.
2. Comparative Advantage Dari David Ricardo
Dua negara akan tetap melakukan pertukaran melalui perdagangan internasional walaupun salah satu negara mempunyai semua keunggulan dengan melihat keunggulan relatifnya. Keunggulan relatif adalah perbandingan opportunity cost suatu kegiatan dalam menghasilkan suatu barang dengan mengorbankan barang lain. Perhatikan contoh di bawah ini:
Negara
Hasil produksi / Jenis Barang
Opportunity Cost
Wol
Katun
Indonesia
5
10
1 : 2
Australia
15
12
5 : 4
Jumlah
20
22

Berdarkan teori keunggulan mutlak maka kedua negara tidak perlu melakukan perdagangan atau pertukaran. Namun berdasarkan teori keunggulan komparatif yang melihat pada opportunity cost dari kedua negara. Berdasarkan opputunity cost tersebut maka Indonesia berspesialisasi pada produksi katun sedangkan Australia berspesialisasi pada produksi wol sehingga terjadi perubahan jumlah produksi seperti tabel berikut:
Negara
Hasil produksi / Jenis Barang
Wol
Katun
Indonesia
-
20
Australia
30
-
Jumlah
30
20
Berdasarkan table di atas dapat terlihat terjadi peningkatan produksi pada wol dari 20 unit menjadi 30 unit walaupun terjadi penurunan produksi pada katun dari 22 unit menjadi 20 unit namun secara keseluruhan atau dari dua produk tersebut terjadi peningkatan dari 42 unit menjadi 52 unit. Jadi, berdasarkan teori keunggulan komparatf perdagangan dapat terjadi dengan memperhatikan opportunity cost dari produksi kedua negara yang hasilnya bermanfaat untuk meningkatkan produksi total kedua negara setelah berspesialisasi dan berdagang.

Contoh RPP


RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SMA N 999 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Mata Pelajaran                :  EKONOMI
Kelas/Semester                :  XI IPS 3/1
Materi Pokok                   : Perekonomian Terbuka
Alokasi Waktu                 : 1 x 15 menit
Pertemuan ke                  : 23

Stándar Kompetensi       :   Siswa SMA kelas XI mampu memahami perekonomian terbuka.
Kompetensi Dasar           :  Mampu mengidentifikasi teori – teori  perdagangan internasional dan manfaatnya.
Indikator                          :  Tujuh puluh lima persen siswa kelas XI mampu mengidentifikasi dan menghitung manfaat perdagangan internasional berdasarkan teori perdagangan internasional setelah diterangkan guru.

1. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini siswa mampu mengidentifikasi dan menghitung manfaat perdagangan internasional.

2. Materi Pembelajaran
                  Teori Perdagangan Internasional
3. Pendekatan Pembelajaran
a.       Model Pembelajaran   : active learning, cooperatif learning
b.      Metode Pembelajaran : Ceramah dan tanya jawab

4. Media Pembelajaran
LCD, laptop, power point (slide) , papan tulis, spidol, dan penghapus

5. Sumber Belajar
a.       Buku Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Pengarang: Alam S. Tahun 2007. Jakarta. Penerbit : Esis. Halaman
b.      Buku Ekonomi kelas XI SMA. Pengarang: Mandala M.. Tahun 2008. Jakarta. Penerbit : Erlangga. Halaman 105





6. Langkah-langkah dalam pembelajaran :
Bag.
Kegiatan Pembelajaran
(disertai karakter bangsa yang ditanamkan ke siswa)
Alokasi
Waktu
A.           


Kegiatan awal :
1)      Mengkondisikan Kelas
a)    Mempersilakan ketua kelas untuk memimpin doa (karakter       
     religius)
b)   menyiapkan siswa secara fisik dan psikis (cinta damai)
c)    Menyapa, menanyakan kabar, dan mengabsen pesera didik    
 (ramah dan bersahabat)
d)   Menanyakan/review sedikit mengenai materi yang lalu (disiplin)
e)    Membacakan dan menjelaskan KD, proses, dan tujuan  
 pembelajaran yang akan dicapai
f)     Memotivasi peserta didik bahwa materi yang akan disampaikan 
 penting, relevan dengan keadaan bangsa, dan menarik
 (cinta tanah air)
3 Menit
B.


Kegiatan Inti :
1)      Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
a)      Menjelaskan secara teori perdagangan internasional beserta manfaatnya dengan menggunakan power point, papan tulis, spidol dan sumber bahan ajar.
b)      Melibatkan peserta didik secara aktif, dengan bantuan buku dan data terkait, dalam menemukan contoh serta alasan dan manfaat terjadinya perdagangan internasional dengan tanya jawab (aktif, ingin tahu)

2)      Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
a)      Menanyakan materi kepada siswa dan meminta pandangan siswa (komunikatif)
b)      Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya (demokrasi)



3)         Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
a)      Memberikan penguatan positif terhadap hasil kerja kelompok diskusi (menghargai prestasi, jujur)
b)      Membuat refleksi singkat tentang kesan yang dirasakan serta pengetahuan yang didapat hari ini (bersahabat)
10 Menit
C.


Kegiatan Akhir :
1)          Review
a)       Guru memberi kesempatan kepada salah satu peserta didik untuk  menyimpulkan (mandiri)
b)      Guru membenarkan atau melengkapi kesimpulan
(menghargai prestasi)
2)         Penugasan
Guru memberikan tugas kepada masing-masing kelompok untuk mengituung dan menjawab pertanyaan mengenai teori perdagangan internasional antara dua negara.(kerja keras)
2 Menit

7.   Penilaian
Penilaian tugas rumah (kelompok)
*bentuk instrumen penilaian yang akan digunakan dan metode penskoran terlampir



LEMBAR PENGESAHAN










                 Jakarta,  7 Mei 2012 

Guru Pamong,                                                                                      Guru Mata Pelajaran,





Smart Man, S.Pd                                                                              Handsome, CS.Pd
NIP. 01.04677.9866                                                                          NIM. 8105091571




Mengetahui,
Kepala SMA NEGERI 999  JAKARTA,                                            Dosen Pembimbing,    




Drs.Beautiful, MM                                                                            Dr. Charming.    
NIP. 131880322 .866                                                                         NIP. 10102 09202 1 001                           

Kamis, 19 April 2012

contoh surat lamaran kerja

setelah membuat CV tentunya juga anda harus membuat surat lamaran pekerjaan.
berikut contoh surat lamaran kerja yang saya dapat juga dari seminar yang saya ikuti
semoga bermanfaat..


Attention:
Recruitment Manager
PT. Jurnalindo Aksara Grafika
Wisma Slipi
Jakarta

Re: Application for the position of Junior Accountant

Dear Sir/Madam,

Refer to your requirement advertised in Kompas recently, I am interested to joint and contribute to your respected company.

I am twenty-three years of age, single and in good health condition. I have just graduated from Jakarta National University last March with a bachelor’s degree in Accounting. My scholastic record is satisfactory and also skilled at Accounting duties. I am be able to use English both oral and written, computer literate, able to use MS Office package such as MS Excel, MS Word, MS PowerPoint, MS OutLook and Internet, also familiar with English Correspondences and Administration duties.

I have 3 months on the job training experience as an Assistant Accountant in PT. Antar Mitra Prakarsa took responsibility in checking bill and payment. I am willing to learn and work very well with others and eager to put my knowledge in practice.  Enclosed is my resume and latest photograph for your review and considerations.

I hope you will consider this application and grant me an opportunity of an interview to give you more details about my self.
                                                                                              
Yours faithfully,


Daniel Roushdy
.






Jakarta, March  11th 2010

Recruitment Manager
PT. Sampoerna, Tbk.
BEJ Building
Jakarta

Re: Application for any position

Attn. Ms Arum Hapsari

Dear Sir/Madam,
Having recently graduated with a Bachelor of Economy from the University of Gajah Mada Yogjakarta, I am very interested in gaining an opportunity to use the skills I have developed in your well known company. I am interested in the area of Accounting. However, I would be willing to gain experience in any area you decide suited to my skills and experience.
I am particularly proud of my academic achievements, having gained a credit average throughout my degree, especially given that I have been on the job training in a five star hotel. My most recent work experience was an Assistant Accountant at Hilton Hotel where I took responsibility for checking the bill and payment.
I am a fast learner, able to work under pressure, can work independently or in a team. Based on my competencies, I believe I can contribute to your company.
Enclosed is a copy of my resume and academic transcript for your consideration. I would be very interested in meeting you to discuss any possibilities and look forward to hearing from you.

Yours sincerely,



 Diah Kartika Sari

Jakarta, April 5th 2010

Recruitment Manager
PT. Bank Central Asia, Tbk.
Jakarta

Re: Application for BCA Development Program

Dear Sir/Madam,

I have just graduated from National University Jakarta in the last March with a bachelor’s degree in Accounting with GPA 3,4 and am interested in opportunities at BCA Development Program.
As my resume indicates, I have several on the job training experience in Accounting with responsibility in checking payment and bill.
I have some organizational experiences during my study period with emphasis in handling events’ agenda and taking care of organizational funds. While running these activities, I developed my skills in solving problems, meeting deadlines, working in a team atmosphere, and taking direction from many sources.
I believe that I can contribute to PT. Bank Central Asia, Tbk and do the responsibility well, based on my knowledge.
I would appreciate your review of my qualification and I look forward to an interview at your convenience.

Sincerely yours,


Catharina Andini